
KUALA TUNGKAL (MIN 1 TJB) – Menyiapkan pendidikan yang berkualitas dilakukan dengan memperbaiki lingkungan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang kondusif bisa berfungsi sebagai pusat kegiatan belajar mengajar berbasis komunitas untuk mendorong keberlanjutan yang baik.
Melalui salah satu program yakni PINTAR (Pengembangan Inovasi dan Kualitas Pembelajaran), Tanoto Foundation bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Jabung Barat kembali menyelenggarakan Pelatihan Modul 2, yang mana lebih difokuskan kepada pengembangan dari modul 1 yang secara teknis pelatihan ini mengenalkan kerangka berpikir secara umum tentang pendekatan pembelajaran aktif.
Pelatihan ini diikuti dari guru dari beberapa sekolah Mapel IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dari mitra program PINTAR Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya menyampaikan “Pada kesempatan ini, kita sekali lagi berterimakasih kepada pihak Tanoto Foundation yang telah memfasilitasi kegiatan. Karena sering saya katakan bahwa kegiatan yang digagas oleh Tanoto Foundation adalah kegiatan yang lengkap yang kita rasakan. Mulai dari perencanaan yang disiapkan oleh expertyang berkualitas. Kemudian program yang dijanjikan selama 3 tahun, lama sekali itukan dan itu jarang terjadi. Kegiatan ini disiapkan sematang mungkin sampai pada praktik baik yang nanti bapak dan ibu lakukan di kelas masing-masing. Oleh sebab itu, mari kita sama-sama memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin.â€
Pelatihan ini dilaksanakan 2 gelombang, gelombang 1 dari tanggal 05 hingga 07 Nopember 2019 dan gelombang 2 dari tanggal 12 hingga 14 Nopember 2019 di Aula Gedung Pola Kantor Bupati.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 6 orang Guru MIN 1 Tanjung Jabung Barat mengikuti kegiatan di gelombang I, rangkaian demi rangkaian diikuti demi terciptanya pelatihan yang bermanfaat untuk dapat dikembangkan dan diimpelementasikan di sekolah/madrasah masing-masing. Di hari terkahir para guru bersama-sama melakukan praktek baik mengajar di Sekolah yang telah ditentukan oleh FASDA dari Tanoto Foundation.
Harapan besar Kamad MIN 1 TJB kepada para guru yang telah mengikuti pelatihan untuk dapat mengimpelementasikan setelah melaksanakan pelatihan Modul II ini, "Semoga para guru MIN 1 selalu kompak dan memiliki semangat tinggi dalam mendidik anak bangsa pasca pelatihan yang telah diikuti dan memberikan dampak perubahan yang besar terhadap kemajuan MIN 1 TJB", ujar Buk Dahlia, selaku Kamad MIN 1 TJB. (Shf)
|
858x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...